Pada tahun 2006,saya buka usaha salon kecantikan di ruko kav.senjulung,selain itu saya juga sambil menerima jahitan serta menerima orderan pakaian muslim ada yang lewat katalog ada juga yang langsung lihat barang serta jual pulsa elektrik.Dan karena ruko itu ada dua lantai,di lantai atas yang cukup luas digunakan untuk senam aerobic ibuk-ibuk dan les anak-anak SD.Yang membantu di salon,saya dibantu seseorang yang saya rekrut dari Jawa,dan yang mengajari les adalah keponakan suami saya yang waktu itu baru lulus kuliah.
Waktu itu,usaha serperti itu cukup lumayan hasilnya,karena pda waktu itu dilingkungan itu masih sedikit orang usaha seperti itu.Setelah hampir setahun saya bekerja seperti itu ,saya merasakan badan saya kok agak demam-demam dan agak pusing,ditambah saya datang bulan sampai sebulan tapi belum juga berhenti.Saya sudah berobat ke puskesmas terdekat,tapi masih juga belum bisa menghentikan menstruasi saya.
Akhirnya suami saya memaksa saya untuk periksa ke dokter kandungan,dan sayapun pergi kedokter praktek di samping apotik Kimia Farma Kampung Utama Batam.Saya pergi ke sana naik taxi dan ditemani tetangga saya yang sudah seperti saudara kandung sendiri,karena di Batam saya tidak punya saudara,tapi saya punya teman dan tetangga yang sudah seperti saudara kandung sendiri.
Tempat dokter praktik itu adalah dokter Yanto,saya daftar dan saya menunggu giliran untuk dipanggil.Sambil nunggu giliran saya ya... ngobrol dengan teman yang antar saya,dan sesekali kami juga tertawa karena kami lagi asyik cerita tentang kelucuhan anak-anak kami.
Asisten dokter memanggil nama saya,dan saya segera memasuki ruang dokter,dokter menanyakn keluhan saya, dan saya dipersilahkan untuk di USG ,waktu USG dokter Yanto tidak bilang apa-apa.Setelah di USG saya dipetsilahkan duduk,dan doktet menjeladjan tentang apa yang saya alami saat itu.
Bagai disambar petir disiang bolong,badan saya menggigil,muka saya pucat pasi,dokter Yanto menatap saya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya,sambil beliau berkata''Ibuk kok tahan kali.....HB ibuk tinggal 4,padahal untuk orang normal sehat HB itu harus 11_12,dan ibuk ada kista,nah HB ibuk cuma tinggal sepertiganya tapi ibuk masih tahan,ibuk harus segera dirawat secepatnya dan segera dilakukan tranfusi darah,minimal 6 kantong.'' Dan yang lebih mengagetkan dokter Yanto mengatakan,ibuk juga harus angkat rahim,karena rahim ibuk ibaratnya menangis,jadi harus segera diangkat.Setelah keluar dari ruang dokter ,badan saya lunglai,gemetar ,bahkan lidah saya terasa kaku ketika teman saya menantakan hasil pemeriksaan dokter,saya tak bisa jawab,saya yang biasanya tetap tenang walaupun sakit,waktu itu hati saya tak karuan ,bingung seperti orang linglung.Saya bingung mau bilang suami,takut mendengar reaksi suami,kalau sampai saya diangkat rahimnya.
Kami pulang dari priksa dokter pukul empat sore,dan suami saya belum pulang,saya bingung apa saya telpon saja suami saya ...apa saya nunggu dia pulang,tapi suruh saya harus cepat dirawat tidak boleh di tunda-tunda.
Akhirnya dengan Bismillahhirrohmannirrohiim saya nelpon suami saya,begitu saya terlpon dasn diangkat telponnya,eeeeeh...malah saya tak bisa ngomong...yang ada sayta malah menangis terseduh-seduh,dan suami saya semakin bingung,jarena dai yakin pasti ada sesuatu yang memberatkan hati saya.Dan sayapun tak bisa sama sekali berkata apa-apa,akhirnya suami saya bilang''ya udah ...abang akan pulang,kita bicarakan aja dirumah,sudah adik istirahat aja ya...''.
Setelah suami saya tiba dirumah,dia langsung menghampiriku dan menanyakan apa sebenarnya yang terjadi.Dan saya menceritakan ''Aku ada kista,dan kata dokter Yanto rahimku harus diangkat,karena jata dokter kalau rahimku menangis,makanya aku pendarahan terus,dan karena pendarahaan terus itulah HB ku tinggal 4,sedangkan ukuran normalnya 12,jadi aku harus segera di angjat rahimnya dan segera tranfusi darah,gimana bang''?.Dan suamiku bilang''Kalau memang itu jalan yang terbaik ya gak apa-apa dik,toh kita sudah punya anak dua,jadi bagi abang itu gak masalah ,yang penting adik sehat,besok pagi -pagi kita kerumah sakit''.
Saya bilang''Tapi aku tak mau ketempat dokterYanto bang,aku mau di RS Sekupang aja,siapa tau dokter lain beda,kalau bisa aku ya...gak sampai angkat rahim''.
Suami saya menyetujui usul saya,yang penting saya merasa nyaman.Saya berdo'a sepanjang malam agar dikuatkan hati saya,dan paginya kami pergi ke RS Sekupang untuk opname.
Allah swt.maha mendengar hambaNya,setelah dokter RS memeriksa keseluruhan penyakit saya,saya malah tidak boleh angkat rahim,karena rahim saya masih bagus,saya hanya harus melakukan kuret untuk menghilangkan kista,dan saya sangat bersyukur kepada Allah swt atas semua ini.Untuk melihat penyakit tersebut rumah sakit harus mengirimkan hasil kuretan tadi ke Jakarta untuk di anatomi,dan hadil anatomi menunjukkan bahwa saya tidak menderita kista,disitu disebutkan bukan kista,hanya ada gumpalan-gumpalan darah yang tidak berbahaya.Itu semua menunjukkan bahwa didunia ini tidak ada yang paling benar kecuali Allah swt.
Seminggu saya dirawat di RS Sekupang dan ditransfusi darah sebanyak 6 kantong,dan saya sehat dan sudah di ijinkan pulang.
Akan tetapi saya sudah tidak diizinkan lagi bekerja,sebenarnya inilah yang sangat mengecewakan saya,usaha yang saya rintis sudah mulai maju,harus saya tinggalkan begitu saja,tapi ya....saya harus ikhlas kalau suami maunya sepert itu.
Akhirnya saya harus total dirumah saja urus rumah,anak_anak dan suami,untung waktu itu saya punya tanaman bunga yang cukup banyak,jadi untuk kesibukan saya kalau urusan rumah tangga dah beres,saya urusin bunga-bunga,sampai-sampai semua daun-daun tiap hari saya lap,karena kurang kerjaan
Tiga bulan kemudian,saya pendarahan lagi dan sayapun kuret lagi di Klinik Permata Baloi,Dan sayapun harus kontrol kedoker seminggu sekali selama tiga bulan,tetapi tiga bulan setelah kuret dari Klinik Permata saya mengalami pendarahann lagi ,Allah benar-benar menguji kesabaran saya dengan penyakit tersebut,sudah tiga dokter menyatakan saya ada kista,tetapi setelah di anatomi ternyata bukan,ya,,,,saya bingung juga ,serbenarnya apa yang terjadi sama saya,hanya Allah yang tau.
Saya harus konsumsi obat setiap hari,selama hampir dua tahun,karena jika saya telat minum obat,pasti saya akan pendarahan lagi.Saya tetap ikhtiar ,selain berobat ke dokter saya juga berobat dengan herbal,serta selalu memohon pengampunan dosa kepada Allah swt atas dosa-dosa saya.Saya hanya berfikir kalau saya akan mati,untuk itu saya harus mengisi sisa-sisa hidup saya untuk berbuat baik,karena Allah swt.masih memberikan kesempatan saya untuk memperbaiki diri
Pada bulan puasa,waktu itu saya lagi memasak pecal untuk berbuka,pada saat merebus sayur,saya tiba-tiba merasa pusing sekali dan saya rebahkan badan saya dekat dapur,karena jangan sampai waktu buka,anak-anak dan suami saya tidak berbuka,alhamdulillah akhirnya masakan saya selesai.
Waktu maghrib telah tiba,kamipun buka bersama,saya makan sedfikit saja dan setelah sholat maghrib,saya minum obat,dan saya bilang pada anak-anak dan suami saya''Sepertinya mama gak bisa sampai menemani kalian sampai hari raya,mama mohon maaf,adik harus rukun dengan mas ya,''
Tempat periksa dokter saya pindah ke klinik yahya,saya periksa disana lain lagi penyakitnya,dari hasil USG saya ada miom yang sudah sebesar bola tenes,sebenarnya saya harus kontrol seminggu serkali ke Klinik Yahya Batuaji,tapi karena rumah kami jauh,saya diberi obat yang cukup untuk dua minggu,jadi setiap dua minggu saya harus kontrol.saya selalu rutin periksa di klinik itu selama empat bulan,dan saya selalu memohon pada Allah swt.ampunan.
Suatu saat saya mimpi,berobat massal,disitu banyak pasien yang berderet-deret berobat diatas dipan,tiba-tiba datang rombongan dokter-dokter yang memakai seragam putih-putih yang mendekati saya duluan.Dokter-dokter itu bertanya''Apa keluhan ibuk,sampai datang kemari....?''.Dan saya menceritakan semua yang saya alami ,kemudian saya di suruh berbaring dan ...kemudian dokter itu bilang ''Maaf buk,saya akan ambil penyakit ibuk,dan tahan ya buk,kalau agak sakit''.Kemudian tangan dokter sudah bersarung dimasukkan kedalam alat kelamin saya dan sepertinya ada sesuatu yang diambil dari dalam perut saya,bahkan saya juga merasakan sakit dan terkejut dan saya juga terkejut dan sampai berteriak dan terbangun.
Besok sorenya saya datang ke dokter lagi untuk USG.Allahu akbar....Allahu akbar.....Allah betul-betul maha besar,dilayar monitor USG,miom saya tidak ada lagi,saya hampir tak percaya,sampai-sampai saya minta ulang lagi,tapi memang itu betul-betul sudah tak ada lagi.Dokter menyarankan saya tidak boleh lagi minum obat lagi,karena saya sudah sembuh.Trimakadih ya .....Allah atas pertolonganMu lewat dokter ghoib yang Engkau kirimkan lewat mimpi .Itulah pengalaman yang pernah alami,kita bisa menyimpulkan bahwa tidak ada yang paling benar kecuali Allah,tidak ada yang Maha Agung kecuali Allah,danpertolongan Allahlah yang paling dasyat.Mudah-mudahan kita tetap beriman dalam keadaan apapun