UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP 2015-2016 ( V1 )
1. MATA KULIAH : PRAKTIKUM KOMPUTER
2. HARI : RABU-MINGGU
3. WAKTU : 4 X 24 JAM
4. NAMA : MU’AWANAH
5. NIRM : 2013.01.0143
6. DOSEN : CANDRA PUSPONEGORo. sos
Assalammu’alaikum warahmatullahi
wabarakaatuh.
Di era modern saat ini, banyak terjadi
perubahan yang sangat signifikan dibandingkan dengan zaman saya masih sekolah
dulu. Perkembangan teknologi khususnya teknologi komunikasi dan informasi. Pesatnya
kemajuan teknologi tersebut, ditandai
dengan derasnya arus informasi yang diterima, membuat masyarakat haus akan
informasi.
Era
globalisasi yang tidak terbendung memberikan dampak perubahan bagi kehidupan
masyarakat secara idividu ataupun sosial masyarakat. Semua perubahan itu
tentunya tidak terlepas dari peran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak
pernah absen dalam melakukan inovasi baru.
Pekerjaan
yang saya hadapi juga tidak terlepas dari teknologi dan komunikasi. Saya
sebagai kepala Taman Pendidikan
Qur’an juga harus membuat laporan
kegiatan setiap tiga bulan sekali, bahkan saya juga harus membuat proposal
untuk sarana dan prasarana TPQ yang saya pimpin, tapi sayang sekali karena saya tidak bisa computer, jad
saya harus menggunakan jasa orang lain.
Januari 2011,
suami saya membawa computer dari tempat
PT dia bekerja, karena PT nya bangkrut, itupun tidak bisa langsung digunakan , harus diservis dulu.
Saya dan suami pergi ke Batam Center untuk menambah alat-alat yang dibutuhkan
agar komouter bisa dioperasikan. Lumayan banyak juga kami mengeluarkan uang,
sekalian modem kami membayar Rp.1.200.000,00.
Untuk pertama
kali, kami menghidupkan computer saja takut, begitu juga jika akan mematikan, maka
dari itu ketika Pak Candra bercerita ada kawannya yang menghidupkan dan mematikan computer saja
tidak bisa, saya senyum- senyum saja, karena itu pernah saya alami. Semula saya
hanya bisa buka google, untuk mencari resep-resep masakan atau mencari
tanaman-tanaman yang bisa dibuat obat tradisionil. Tapi entah mengapa saya
masih juga tidak tertarik belajar
computer, mungkin karena computer saya lelet loudingnya padahal saya perlu
sekali untuk membuat laporan , setiap membuat laporan saya selalu minta tolong
pada anak saya.
Sudah dua tahun
computer itu ada dirumah, tapi saya jarang menyentuhnya. Kalaupun menghidupkan
paling cuma cari google dan coba-coba buat face book, itupun paling lama 10
menit. Saya tidak tahan duduk lama-lama didepan meja computer, akhirnya malah
sama sekali saya tidak pernah memakai computer, karena saya lebih suka
menggunakan hp.
Ada pengalaman
saya yang sebenarnya saya sendiri malu untuk menceritakan, tapi tidak
apa-apalah demi tugas dari Pak Candra saya akan cerita juga. Saya waktu itu belajar
membuat face book sendiri, beberapa kali
gagal, tapi saya coba-coba terus dan akhirnya berhasil. Tapi pada waktu itu
saya tidak mengerti yang dimaksud dengan status di face book.
Apa itu status?.
Saya kira status kita sudah nikah atau belum begitu, jadi di face book saya
tidak pernah membuat status, saya hanya melihat status kawan dan mengomentari
kawan saja , dengan beriring jalannya waktu dengan sendirinya saya mengerti
sendiri, karena segala sesuatu pasti membutuhkan proses, baik singkat maupun
lambat.
Dengan adanya ilmu
pengetahuan dan teknologi kini manusia
diharapkan dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan yang ada, baik
masalah pendidikan, kesehatan, social budaya, dan agama. Ketika saya sedang
mendampingi anak-anak belajar mengerjakan pekerjaan rumah, terkadang ada
pertanyaan –pertanyaan yang tidak ada dalam materi pelajaran.
Untuk memecahkan
masalah tersebut, kita dengan mudah minta bantuan mbah google, mbah goolgle itu
sangat baik, dia tidak pernah protes atau marah jika kita butuh bantuaannya.
Inilah bedanya mbah dukun dengan mbah google.Kalau minta bantuan mbah dukun
kita harus membawa banyak syarat seperti ayam putih mulus dan mahar lainnya,
tapi kalau mbah google yang penting ada
pulsa semua beres.
Hanya sebatas
itulah kemampuan saya menggunakan teknologi, padahal banyak sekali hal-hal yang
harus saya pelajari dari computer untuk semua pekerjaan saya. Setiap semesteran
anak-anak TPQ pasti mengadakan ujian, dan soal-soal ujian yang dari Departemen
Agama hanya disiapkan untuk anak-anak yang sudah kelas dua SD ke atas, jadi
yang untuk anak yang kelas satu dan prasekolah harus membuat soal sendiri
sesuai dengan kemampuan mereka. Dan itu saya juga minta bantuan anak saya untuk
mengetik soal-soal ujiannya.
Pada awal
Januari 2014, saya mendaftar diri kuliah
di STIDKI AL-AZIZ BATAM. Sejak itu saya aktif kuliah dengan semangat empat
lima, memasuki semester 11, ada mata kuliah Computer dan waktu itu dosen
pembimbingnya adalah Pak Shobirin sang penjual kecap. Setiap ada mata kuliah
computer saya merasa minder, saya berdo’a muda-mudahan dosennya tidak masuk.
Untuk
mengimbangi mata kuliah computer saya ambil kridit lap top merk Accer Aspire
E1-472G, dengan cicilan Rp.680.000,00./ bulan selama setahun. Dengan demikian
saya lebih sering mengutak- ngutik lap top sedangkan computer sudah tidak
pernah kami sentuh lagi, karena menurut saya layar di computer lebih tajam dan
pedih dimata, tapi kalau di lap top tampilan layarnya lebih lembut.
Saya nekat
kridit lap top juga karena anak saya sangat
membutuhkan untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah, karena komputernya sering
bermasalah , dan disekolah juga diwajibkan oleh gurunya harus membawa lap top jika ada pelajaran computer
untuk sekalian praktek computer .
Semakin lama
kebutuhan manusia semakin bertambah sesuai dengan keadaan dan kebutuhan serta
kemajuan zaman. Ternyata semakin lama mempunyai lap top masih belum cukup,
karena setiap ada tugas membuat makalah, baik makalah anak saya dan saya
sendiri pastinya harus di print, dan jika ngeprint di warnet pasti tatanan tulisannya akan berubah
semua, karena laptop saya windows eight,
sedangkan diwarnet kebanyakan menggunakan windows seven.
Jika kita
ngeprint makalah di warnet tentu akan membutuhkan waktu untuk menunggu, belum
lagi antri dan harus menyusun tulisan lagi, untuk itu agar tidak membuang-buang
waktu saya membeli mesin printer sekalian foto copy mini yang cukuplah untuk
kepentingan pribadi. Hal ini jadi lebih efisien waktu dan hemat biaya bila ada
tugas membuat makalah.
Pada pertengahan
puasa Ramadhan 2014 di tengah malam pas saya terbangun dari tidur, saya nonton
televisi ada berita malam dan menawarkan ipad dengan harga promosi. Karena
harganya terjangkau dan saya memang kepingin sekali memiliki ipad atau tablet
untuk mencari tugas- tugas kuliah. Harga tablet biasanya sekitaran empat jutaan
yang sulit sekali saya jangkau, dan ipad
yang saya beli dengan harga Rp.
2.400.000,00., setelah di diskon hanya Rp. 1.999.999,00.
Malam itu juga
saya langsung sms untuk memesan barang
tersebut. Dan pada esok harinya saya ditelpon MNC SHOP, Pada awalnya saya takut
belanja online, takut tertipu, tetapi yang membuat saya yakin nomer telepon yang menghubungi saya sama
seperti yang ditayangkan di TV. Dan waktu itu yang menawarkan si pembaca berita
, yang tidak mungkin untuk berbohong. Kalau sekarang sudah bisa setiap hari
melihat MNC SHOP, karena sudah langganan Indovision.
Esok harinya saya transfer, dua hari kemudian sudah sampai dan diantar
langsung kerumah oleh pegawai JNE. Sejak punya ipad saya diajari membuat WhatsApp dan BBM oleh anak saya. Dan sejak itu saya sudah
jarang sekali pakai lap top karena lap top selalu dipakai anak saya untuk
mengerjakan tugas sekolah, apalagi anak saya tahun kemarin 2015 masuk SMK 2
Legenda dan mengambil jurusan Akutansi.
Untuk tidak
mengganggu kegiatan anak saya, dan
setelah Pak Candra menawarkan akan mengajarkan computer pada kami yang gaptek, saya jadi terpikir kalau saya harus
punya lap top lagi, tapi saya mampunya harga yang murah, seken-seken tidak
masalah yang penting tidak bermasalah yang penting bisa untuk belajar.
Pucuk dicinta
ulam tiba, ternyata ada kawan yang jual lap top karena mungkin dia akan beli
yang baru yang lebih keren. Harga sudah disepakati, kami akan transaksi
dikampus di malam kedua mid semester,
yaitu selasa malam Rabu, sebelum saya bayar lap top saya dipanggil Pak Indra
katanya di panggil Bu Darma ( istri Pak Hilal), katanya uang beasiswa saya
sampai semester enam tinggal
Rp. 130.000,00., jadi masih kurang Rp. 860.000.00. lagi.
Dari awal masuk
semester V1, saya langsung Tanya Pak Indra, ada tidak yang harus saya bayar,
dalam catatan semester V1 sudah terbayar dan masih ada sisa Rp, 130.000,00., ternyata
semester V1 masih sisa Rp.130.000.00., dan masih harus bayar Rp.860.000.00.,
lagi. Tapi Bu Darma tidak marah malah tertawa, dan sayapun harus tetap membayar
lap top karena sudah janji. Untuk bayar kuliah ditunda dulu.
Dengan adanya
lap top ini muda-mudahan banyak manfaatnya, dan saya sangat berharap Pak Candra
jadi memberikan kursus pada kami yang
gaptek, dan ada harapan baru
muda-mudahan saya bisa menulis skripsi, karena jujur saja beban berat saya
kalau ada tugas menulis. Dan saya sangat berterima kasih banyak pada Pak Candra
yang begitu ikhlas memberikan ilmunya.
Lebih kurangnya
mohon maaf, wabillahi taufik walhidayah, wassalammu.alaikum warahmatullahi
wabarakaatuh